Perusahaan Migas Rusia Incar Proyek Baru di Indonesia, Tawarkan Teknologi EOR
By Admin

Kementerian ESDM
nusakini.com, Jakarta — Perusahaan migas asal Rusia, Joint Stock Company Zarubezhneft (JSC Zarubezhneft), menyatakan minat untuk memperluas investasi dan kerja sama energi di Indonesia, termasuk keterlibatan dalam proyek-proyek migas baru.
Minat tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot dengan jajaran Zarubezhneft saat kunjungan kerja pemerintah Indonesia ke Kazan, Rusia, dalam rangka Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 RI-Rusia.
Selain melanjutkan proyek Blok Tuna di Laut Natuna, Zarubezhneft juga menawarkan kerja sama pengembangan sektor hulu migas melalui penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) dan program reaktivasi sumur minyak idle.
Teknologi EOR dinilai penting untuk meningkatkan produksi minyak dari lapangan-lapangan tua yang selama ini mengalami penurunan produktivitas.
Ketertarikan Zarubezhneft memperluas investasi di Indonesia turut dicatat dalam dokumen Agreed Minutes Sidang Komisi Bersama RI-Rusia. Dalam dokumen itu, pihak Rusia menyampaikan keinginan perusahaan tersebut untuk memperkuat kolaborasi dengan mitra migas Indonesia.
Kerja sama yang dijajaki mencakup partisipasi dalam proyek-proyek migas baru bersama perusahaan energi nasional.
Tak hanya itu, pihak Rusia juga meminta dukungan pemerintah Indonesia terkait penyelesaian proses compliance bagi sejumlah perusahaan yang dinominasikan Zarubezhneft guna memulai pengorganisasian suplai minyak ke Indonesia.
Pemerintah Indonesia sendiri terus membuka peluang investasi sektor energi sebagai bagian dari strategi menjaga ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan produksi migas dalam negeri.
Zarubezhneft telah beroperasi di Indonesia sejak 2020 melalui kepemilikan participating interest pada Proyek Tuna di Laut Natuna lewat anak usahanya, ZN Asia Ltd. (*)